Kamis, 29 September 2022

Sejarah Internet

 

A.    Pengertian Sejarah Internet

Internet of Things (IoT) merupakan struktur pada mana obyek, orang disediakan menggunakan bukti diri tertentu dan kemampuan buat pindah data melalui jaringan tanpa memerlukan 2 arah antara insan ke insan yaitu asal ke tujuan atau hubungan insan ke komputer. IoT adalah perkembangan teknologi yg menjanjikan IoT bisa mengoptimalkan kehidupan menggunakan sensor sensor cerdas dan benda yang memiliki jaringan dan berhubungan pada internet.Pada tahun 1989 internet mulai dikenal dan mengawali aktivitas secara online. Penelitian mengenai perangkat yang dikendalikan melalui internet dilakukan John Romkey dalam tahun 1990 menggunakan membentuk pemanggang roti yg bisa diaktifkan dan dimatikan secara online. Selanjutnya berbagai penelitian perangkat keras & lunak dilakukan buat pengendalian jeda jauh melalui internet. Kevin Ashton, seseorang Direktur Eksekutif Auto-ID Lab pada MIT mengungkapkan pertama kali kata The Internet of Things (IoT) dalam tahun 1997 berbasis Radio Frequency Identification (RFID). Selanjutnya RFID dipakai pada skala akbar pada militer Amerika Serikat  dari tahun 2003. Internet Protocol (IP) dikembangkan dalam tahun 2008 & dipakai buat mengaktifkan IoT. Hal ini memicu berkembangnya IoT yg didukung sang poly perusahaan raksasa.Berbagai alat-alat sehari-hari menggunakan sensor cerdas sudah dibentuk & dikendalikan melalui internet. Melalui sensor cerdas, data analog diubah sebagai data digital & selanjutnya dikirim ke prosesor secara real-time. Dengan demikian bisa dilakukan otomasi alat-alat yg dikendalikan menurut jeda jauh pada arsitektur IoT(Wilianto & Kurniawan, 2018).




B.     Cara Kerja Internet

Cara kerja Internet of Things merupakan menggunakan memanfaatkan proses hubungan dalam setiap argumen menurut prosedur pemecahan bahasa pemrograman yang sudah tersusun buat menghubungkan sistem atau perangkat keras dalam internet sebagai akibatnya bisa dilakukan proses monitoring saat perangkat tadi bekerja. Bagaimana cara kerja Internet of Thing?

1. Sebagai contoh, suatu saat kita pernah lupa terhadap sesuatu yang sangat penting. Seperti lupa buat mengunci pintu tempat tinggal kita, akan namun kita sedang berada pada luar tempat tinggal kita.

2. Sehingga terdapat beberapa akal yg dipakai tergantung menurut kasus yg terdapat, pada perkara ini kita ambil bagaimana akal menurut IoT untuk mengunci pintu

3. Kita mengirim pesan melalui smartphone

4. Pesan diterima oleh perangkat IoT

5. Perangkat IoT menaruh perintah buat modul selonoid door lock/servo buat melakukan penguncian sebagai akibatnya pintu mampu terkunci.

6. Setelah pintu tersebut terkunci maka data akan terkirim secara online sebagai akibatnya si pengguna kendaraan beroda empat tersebut mampu mengecek ulang apakah kendaraan beroda empat tadi sudah terkunci.

 

    Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis untuk mengambil tindakan spesifik berdasarkan layanan yang dibutuhkan. Sensor IoT bisa berupa sensor cerdas, aktuator atau perangkat penginderaan yang dapat dipakai. Perusahaan seperti Wemo, Revolv dan SmartThings menawarkan smart hub dan aplikasi mobile yang memungkinkan orang untuk memantau dan mengendalikan ribuan perangkat dan peralatan cerdas di dalam gedung menggunakan ponsel cerdas mereka Single Board Computers (SBCs) yang terintegrasi dengan sensor dan built-in IP dan fungsi keamanan biasanya digunakan untuk mewujudkan produk IoT, seperti Arduino Yun, Raspberry PI, BeagleBone Black dan lain sebagainya. Perangkat seperti ini biasanya terhubung ke portal kontrol data pusat untuk menyediakan data yang dibutuhkan dan data yang diperoleh selanjutnya dimanfaatkan untuk membuat keputusan dan bereaksi sesuai dengan data yang diperoleh.

    Dasar prinsip kerja perangkat IoT adalah benda di dunia nyata diberikan identitas unik dan dapat dikali di sistem komputer dan dapat di representasikan dalam bentuk data di sebuah sistem komputer. Pada awal-awal implementasi gagasan IoT pengenal yang digunakan agar benda dapat diidentifikasi dan dibaca oleh komputer adalah dengan menggunakan kode batang (Barcode), Kode QR (QR Code) dan Identifikasi Frekuensi Radio (RFID). Dalam perkembangan nya sebuah benda dapat diberi pengenal berupa IP address dan menggunakan jaringan internet untuk bisa berkomunikasi dengan benda lain yang memiliki pengenal IP address. Cara Kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapa pun. Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung. 

Nama : Vita Fu'adah

NIM : 2103036002

Prodi : Manajemen Pendidikan Islam

Instansi : Uin Walisongo Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesta Halloween